histats

Bahlil Dorong Integrasi PLTS 100 GW dalam Program Listrik Masuk Desa

Bahlil Dorong Integrasi PLTS 100 GW dalam Program Listrik Masuk Desa

Setapak Langkah – 25 Agustus 2026 | Jakarta, 26 Agustus 2024 – Menteri Koperasi dan UKM, Bahlil Ekamurti, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat transisi energi bersih dengan mengintegrasikan target pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt (GW) ke dalam Program Listrik Masuk Desa (PLMD). Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses listrik di daerah‑daerah terpencil, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang masih banyak beroperasi di wilayah pedesaan.

Program Listrik Masuk Desa, yang diluncurkan sejak 2021, bertujuan menyediakan listrik yang terjangkau dan berkelanjutan bagi lebih dari 2 juta rumah tangga di Indonesia. Dengan menambahkan kapasitas PLTS 100 GW, pemerintah ingin menurunkan biaya operasional listrik desa, menurunkan emisi karbon, serta mengurangi impor panel surya dan komponen terkait yang selama ini menjadi beban fiskal negara.

Berikut poin‑poin utama dari rencana integrasi tersebut:

  • Target Kapasitas: Pemasangan PLTS sebesar 100 GW selama lima tahun ke depan, dengan prioritas pada wilayah yang belum terhubung listrik atau masih mengandalkan PLTD.
  • Konversi PLTD: Setiap desa yang terpasang PLTS akan melakukan penghentian operasi PLTD, sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar diesel hingga 30 %.
  • Pengurangan Impor: Pemerintah menargetkan penurunan impor panel surya sebesar 40 % dalam lima tahun, dengan meningkatkan produksi dalam negeri melalui insentif bagi produsen lokal.
  • Dana dan Skema Pembiayaan: Skema pembiayaan berbasis kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta, termasuk mekanisme pembiayaan ringan bagi koperasi energi desa.
  • Peningkatan Kualitas Listrik: PLTS menawarkan pasokan listrik yang lebih stabil dibandingkan PLTD, yang rawan gangguan teknis.

Dalam sambutannya, Bahlil menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kebijakan, melainkan juga pada partisipasi aktif masyarakat desa, koperasi, serta pelaku industri energi terbarukan. “Kita harus memastikan bahwa setiap rumah di desa mendapatkan listrik yang bersih, terjangkau, dan dapat diandalkan,” ujar beliau.

Selain manfaat lingkungan dan ekonomi, integrasi PLTS ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor manufaktur dan pemasangan panel surya. Analisis internal Kementerian Energi memperkirakan penciptaan hingga 250.000 pekerjaan indirect selama fase pembangunan pertama.

Langkah selanjutnya mencakup penyusunan peta daerah prioritas, pengadaan tender proyek PLTS berskala mikro hingga besar, serta pelatihan teknis bagi tenaga kerja lokal. Pemerintah menargetkan penyelesaian instalasi 20 GW pada tahun 2025, kemudian melanjutkan kecepatan rata‑rata 16 GW per tahun berikutnya.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *