Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Bank Tabungan Negara (BTN) menegaskan komitmen untuk mempercepat transformasi ekosistem perbankan dengan fokus pada peningkatan Current Account Savings Account (CASA) serta pendapatan dari transaksi. Inisiatif ini menjadi bagian utama strategi jangka menengah hingga tahun 2026, bertujuan menstabilkan profitabilitas dan memperluas basis nasabah.
CASA, yang mencakup simpanan giro dan tabungan, menjadi indikator kunci likuiditas dan biaya dana yang lebih rendah dibandingkan simpanan berjangka. Dengan meningkatkan proporsi CASA, BTN dapat menurunkan beban biaya dana, meningkatkan margin bunga bersih, serta memperkuat posisi likuiditas dalam menghadapi dinamika pasar.
Langkah strategis yang diimplementasikan
- Digitalisasi layanan melalui platform perbankan berbasis cloud, memungkinkan akses nasabah 24/7 dan mempercepat proses pembukaan rekening.
- Peningkatan penawaran produk berbasis CASA, seperti giro premium dengan benefit tambahan dan tabungan berjangka fleksibel.
- Kolaborasi dengan fintech dan e‑wallet untuk memperluas kanal transaksi, termasuk pembayaran tagihan, transfer lintas bank, dan layanan QRIS.
- Program loyalitas nasabah yang memberikan reward atas aktivitas transaksi digital, mendorong frekuensi penggunaan layanan.
- Penguatan analitik data untuk segmentasi nasabah, memungkinkan penawaran yang lebih personal dan meningkatkan retensi.
Target jangka pendek adalah meningkatkan kontribusi CASA menjadi sekitar 45 % dari total simpanan pada akhir 2024, sementara target jangka menengah menargetkan 55 % pada akhir 2026. Pada sisi pendapatan transaksi, BTN menargetkan pertumbuhan tahunan sebesar 12‑15 % melalui peningkatan volume pembayaran digital, layanan trade finance, dan produk treasury.
Dengan ekosistem yang terintegrasi, BTN berharap dapat menciptakan sinergi antara layanan simpanan, kredit, dan transaksi, sehingga meningkatkan nilai tambah bagi nasabah ritel dan korporasi. Pendekatan ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan bisnis di tengah persaingan industri perbankan yang semakin berbasis teknologi.