Setapak Langkah – 26 Juni 2026 | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang juga menjabat sebagai Kepala Daerah Milik (KDM), mengumumkan bahwa hadiah sebesar Rp 250 juta untuk menangkap Taufik Hidayat, tersangka penganiayaan dan penyekapan terhadap Yuvita Tri Rezeki, resmi berakhir. Keputusan ini diambil setelah pelaku berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian pada pekan lalu.
Berikut rangkaian peristiwa penting yang melatarbelakangi penutupan sayembara tersebut:
- 17 Januari 2024: Yuvita Tri Rezeki dilaporkan menjadi korban penganiayaan dan penyekapan di Bandung.
- 24 Januari 2024: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengumumkan hadiah Rp 250 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Taufik Hidayat.
- 10 Februari 2024: Polisi mengidentifikasi beberapa saksi kunci dan melakukan penyelidikan intensif.
- 3 Maret 2024: Taufik Hidayat berhasil ditangkap di wilayah Cirebon setelah melarikan diri selama hampir dua bulan.
- 5 Maret 2024: Gubernur Dedi Mulyadi secara resmi menyatakan bahwa sayembara telah selesai dan tidak ada lagi pembayaran hadiah.
Gubernur menegaskan bahwa penghargaan finansial tersebut bersifat insentif sementara untuk mempercepat proses penangkapan, dan tidak akan diberikan setelah tersangka berada di tangan hukum. Ia juga menambahkan bahwa aparat kepolisian akan tetap melanjutkan penyidikan guna mengungkap jaringan yang terlibat dalam kasus tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan kekerasan terhadap perempuan serta penggunaan hadiah uang tunai sebagai motivasi masyarakat. Pemerintah provinsi berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kemampuan penegakan hukum di wilayah Jawa Barat.