Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | Suasana Iduladha yang hangat menyelimuti kediaman Agung Laksono, tokoh senior Partai Golkar sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957, di Cipinang, Jakarta Timur.
Pada acara tersebut, Laksono resmi dilantik sebagai Ketua Umum Kosgoro 1957, sebuah organisasi yang mengusung agenda kepentingan ekonomi dan sosial anggota DPR. Penunjukan ini sekaligus menandai upaya memperkuat jaringan relawan Golkar menjelang pemilihan legislatif 2024.
La Ode, mantan Gubernur Jawa Barat yang kini menjadi figur sentral dalam strategi kampanye Golkar, diharapkan dapat memanfaatkan posisinya di Kosgoro untuk menggerakkan basis massa di tingkat daerah. Menurut pernyataan Laksono, “Keberadaan La Ode di Kosgoro memberi sinergi yang kuat antara struktur partai dan organisasi massa, sehingga potensi peningkatan suara Golkar menjadi lebih realistis.”
Beberapa langkah strategis yang diuraikan antara lain:
- Mengoptimalkan jaringan relawan Kosgoro untuk kegiatan door‑to‑door dan sosialisasi program unggulan Golkar.
- Mengintegrasikan data pemilih dari basis Kosgoro ke dalam sistem manajemen kampanye partai.
- Mengadakan forum dialog kebijakan ekonomi yang melibatkan tokoh bisnis dan akademisi, guna menambah legitimasi kebijakan Golkar.
Para pengamat politik menilai bahwa penunjukan Laksono dapat menambah bobot politik Kosgoro, sementara peran La Ode berpotensi mengalirkan dukungan dari basis konservatif Jawa Barat. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam mengatasi fragmentasi internal Golkar dan persaingan ketat dengan koalisi lawan.
Jika strategi ini berhasil, Golkar berpeluang meningkatkan persentase suara nasionalnya, khususnya di daerah-daerah dengan basis kuat Kosgoro. Sebaliknya, kegagalan koordinasi dapat memperlemah posisi partai di parlemen.