Setapak Langkah – 23 April 2026 | BPJS Kesehatan Cabang Batam, Kepulauan Riau, mengumumkan bahwa sebanyak 345.192 penduduk setempat telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bukan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional. Data ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam cakupan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah tersebut.
PBI merupakan skema yang memberikan hak akses layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran bulanan, sekaligus menanggung biaya pelayanan medis di fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rujukan. Kriteria utama untuk masuk dalam program meliputi pendapatan keluarga di bawah batas yang ditetapkan, kepemilikan Kartu Keluarga (KK), dan tidak terdaftar dalam program asuransi lain.
| Kategori | Jumlah Peserta |
|---|---|
| Warga terdaftar sebagai PBI | 345.192 |
| Warga dengan iuran reguler (non-PBI) | Data tidak tersedia |
Dengan tercapainya angka tersebut, diharapkan beban biaya kesehatan bagi keluarga berpendapatan rendah dapat berkurang, sekaligus meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap program imunisasi, skrining penyakit, dan penanganan medis dini. Pemerintah daerah Batam berkomitmen untuk memperluas sosialisasi program ini melalui kantor kelurahan, puskesmas, dan media sosial, sehingga warga yang belum terdaftar dapat segera mengakses layanan.
Selain manfaat finansial, peserta PBI juga berhak memperoleh obat generik secara gratis di apotek fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS, serta mendapatkan layanan rujukan ke rumah sakit kelas A bila diperlukan. Program ini sejalan dengan upaya nasional untuk mencapai cakupan kesehatan universal dan menurunkan angka kematian akibat penyakit yang dapat dicegah.
Para pejabat BPJS Kesehatan menekankan pentingnya verifikasi data secara berkala agar tidak terjadi penyalahgunaan serta memastikan bahwa bantuan tepat sasaran. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membantu proses pendaftaran, terutama melalui pendampingan tenaga kesehatan di wilayah terpencil.
Ke depan, BPJS Kesehatan Cabang Batam menargetkan peningkatan jumlah peserta PBI sebesar 10 persen dalam dua tahun ke depan, selaras dengan program pemerintah “Indonesia Sehat”.