Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Ribuan lampion berwarna cerah menghiasi cakrawala Candi Borobudur pada perayaan Tri Suci Waisak tahun 2026, menandai salah satu momen religius terbesar di Indonesia. Sebanyak 2.570 lampion dilepaskan secara serentak, menciptakan pemandangan yang memukau dan melambangkan harapan serta perdamaian bagi umat Buddha.
Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Badan Kehormatan Buddha Indonesia (BKBI) dan Komunitas Budha setempat. Upacara dimulai dengan pembacaan sutra, doa bersama, serta penampilan musik tradisional yang menambah keagungan suasana.
Beberapa hal penting yang menjadi sorotan dalam perayaan ini antara lain:
- Jumlah lampion: 2.570 unit, masing-masing dilengkapi dengan bahan ramah lingkungan dan penerangan LED untuk mengurangi risiko kebakaran.
- Keamanan: Tim pemadam kebakaran, polisi, serta relawan ditempatkan di sekitar area Candi untuk memastikan keselamatan peserta dan pengunjung.
- Keterlibatan masyarakat: Lebih dari 5.000 relawan membantu proses penyiapan, penyebaran, dan pembersihan setelah upacara selesai.
- Pengaruh ekonomi: Diperkirakan lebih dari 30.000 wisatawan domestik dan internasional datang, memberikan dorongan signifikan bagi sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner di sekitar Magelang.
Selain menonjolkan nilai spiritual, perayaan Waisak di Borobudur juga menjadi daya tarik wisata religius yang meningkatkan citra budaya Indonesia di mata dunia. Pemerintah setempat berharap acara serupa dapat terus berlanjut, menggabungkan pelestarian warisan budaya dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan.