Setapak Langkah – 29 April 2026 | Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan rencana ambisius untuk memperbaiki total sekitar 1.800 perlintasan sebidang di seluruh wilayah Indonesia. Upaya ini merupakan bagian dari program nasional untuk menurunkan angka kecelakaan lintas rel dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap transportasi kereta api.
Identifikasi perlintasan yang memerlukan perbaikan telah selesai, dan prioritas utama diberikan pada titik‑titik dengan tingkat risiko tertinggi. Beberapa langkah utama yang akan diterapkan meliputi:
- Pemasangan palang otomatis berbasis sensor yang dapat menutup jalur secara cepat saat kereta mendekat.
- Pembangunan flyover atau underpass di lokasi dengan volume kendaraan tinggi untuk memisahkan alur lalu lintas kendaraan dan kereta.
- Peningkatan pencahayaan dan signage keselamatan yang lebih jelas.
- Integrasi sistem pemantauan real‑time melalui pusat kontrol operasional KAI.
Proses renovasi diperkirakan akan berlangsung selama tiga tahun ke depan, dengan target penyelesaian fase pertama pada akhir 2025. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung proyek ini, termasuk alokasi dana dari program infrastruktur strategis.
Manfaat yang diharapkan meliputi penurunan signifikan kecelakaan lintas rel, peningkatan kelancaran arus lalu lintas, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperbaiki konektivitas transportasi.
KAI menegaskan bahwa standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan semua pekerjaan akan diawasi ketat oleh tim auditor independen untuk memastikan kepatuhan pada regulasi keselamatan nasional.