Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | Pada minggu ini Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kaltim melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menargetkan sekitar 12.000 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (RT) se‑Kalimantan Timur. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup narapidana serta mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan institusi pemasyarakatan.
Pelaksanaan CKG mencakup pemeriksaan medis umum, skrining penyakit menular (seperti tuberkulosis, HIV/AIDS, dan hepatitis), serta layanan kesehatan gigi dan mata. Selain itu, petugas medis juga memberikan konseling gizi dan edukasi tentang pentingnya kebersihan diri.
Berikut rangkuman data pelaksanaan CKG di Kaltim:
| Jenis Lembaga | Jumlah Lembaga | Warga Binaan yang Diperiksa |
|---|---|---|
| Lapas | 7 | 8.400 |
| Rumah Tahanan | 12 | 3.600 |
| Total | 19 | 12.000 |
Tim medis yang terlibat terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, perawat, ahli gizi, dan tenaga kebidanan. Seluruh tenaga medis berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kaltim serta mendapat dukungan logistik dari Kementerian Hukum dan HAM.
Manfaat utama program ini antara lain:
- Mendeteksi penyakit secara dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
- Meningkatkan kesadaran warga binaan tentang pentingnya menjaga kesehatan pribadi.
- Menurunkan risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan Lapas dan Rumah Tahanan.
- Memberikan data kesehatan yang berguna untuk perencanaan kebijakan pemasyarakatan di masa mendatang.
Pejabat Ditjenpas Kaltim menyatakan bahwa program CKG akan terus diulang secara periodik dan diharapkan dapat mencakup seluruh fasilitas pemasyarakatan di provinsi ini dalam waktu dekat. Diharapkan pula bahwa hasil pemeriksaan ini dapat menjadi dasar bagi penyusunan program rehabilitasi kesehatan yang lebih terintegrasi.