Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | Sebuah survei terbaru menunjukkan bahwa sekitar 65% warga Jerman meragukan kemampuan pemerintah untuk melaksanakan rangkaian reformasi yang dijanjikan pada tahun ini. Survei tersebut dilakukan oleh lembaga riset independen dengan melibatkan 1.200 responden secara daring dan telepon antara bulan Mei dan Juni 2024.
Hasil utama survei mengungkapkan:
- 65% meragukan efektivitas reformasi, sementara hanya 20% yang optimis.
- Ketidakpercayaan paling tinggi muncul di kalangan usia 18‑34 tahun (70%).
- Isu utama yang menimbulkan keraguan meliputi kebijakan energi, reformasi pasar tenaga kerja, dan penyesuaian pajak.
- Hanya 15% responden yang menyatakan bahwa pemerintah sudah memiliki rencana yang jelas dan realistis.
Para ahli politik menilai bahwa tingkat skeptisisme ini mencerminkan kegelisahan publik terhadap tekanan inflasi, ketergantungan energi pada luar negeri, serta dinamika politik dalam negeri yang masih bergejolak. Mereka menambahkan bahwa pemerintah perlu meningkatkan transparansi dan melibatkan pemangku kepentingan secara lebih luas untuk mengembalikan kepercayaan.
Jika persepsi negatif ini tidak ditangani, risiko penurunan dukungan politik bagi koalisi pemerintah dapat meningkat, yang pada gilirannya berpotensi memperlambat atau bahkan menggagalkan pelaksanaan reformasi yang dijanjikan.