Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Kereta api Indonesia kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung pariwisata internasional. Data terbaru yang dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengindikasikan peningkatan sebesar 2,54 % jumlah wisatawan mancanegara yang memilih perjalanan dengan kereta api pada tahun 2026, mencapai 308 ribu orang.
Peningkatan ini mencerminkan tren mobilitas wisatawan yang semakin mengutamakan kenyamanan, kecepatan, dan pengalaman berkelanjutan. Pemerintah dan KAI berupaya memperluas jaringan layanan serta meningkatkan kualitas fasilitas, sehingga kereta api menjadi alternatif yang kompetitif dibandingkan moda transportasi lain.
Berikut ringkasan data utama:
| Tahun | Wisatawan Mancanegara (ribuan) |
|---|---|
| 2025 | 300 |
| 2026 | 308 |
Beberapa faktor yang menjadi pendorong peningkatan tersebut antara lain:
- Peningkatan konektivitas rute kereta api utama dengan bandara internasional.
- Penerapan layanan kelas bisnis dan eksekutif yang menargetkan segmen premium.
- Pemasaran terpadu melalui platform digital yang menyoroti destinasi wisata di sepanjang jalur kereta.
- Upaya pemerintah dalam mempromosikan pariwisata domestik dan internasional melalui paket wisata terintegrasi.
Para pakar ekonomi menilai bahwa pertumbuhan ini tidak hanya berdampak pada pendapatan KAI, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan kunjungan ke objek wisata, hotel, dan usaha kuliner di sekitar stasiun.
Ke depan, KAI berencana menambah frekuensi layanan dan memperkenalkan kereta berkecepatan tinggi pada rute-rute strategis, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan asing dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata yang mudah diakses.