Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia menggelar pertemuan bersama pejabat senior Imigrasi Australia dalam rangka Forum The 21st DGICM (Director General of Immigration and Customs Meeting). Pertemuan yang berlangsung pada tanggal … membahas strategi bersama untuk meningkatkan keamanan kawasan Asia‑Pasifik, khususnya dalam pengawasan perbatasan dan penanggulangan kejahatan lintas negara.
Para delegasi menyoroti pentingnya koordinasi intelijen, pertukaran data migrasi, serta pemanfaatan teknologi modern dalam proses identifikasi dan verifikasi identitas pelaku migrasi ilegal. Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat mekanisme berbagi informasi melalui platform digital yang telah disepakati sebelumnya.
Berikut merupakan poin‑poin utama yang dihasilkan dalam diskusi:
- Peningkatan kerja sama dalam penyelidikan kasus penyelundupan manusia dan narkotika.
- Pengembangan program pelatihan bersama bagi petugas imigrasi kedua negara.
- Implementasi sistem biometrik yang terintegrasi untuk mempercepat proses pemeriksaan di perbatasan.
- Pembentukan tim respons cepat yang dapat dikerahkan dalam situasi darurat keamanan wilayah.
Selain itu, kedua negara menegaskan komitmen untuk terus memperkuat hubungan bilateral melalui dialog rutin dan kunjungan kerja selanjutnya. Diharapkan langkah‑langkah ini dapat menurunkan angka pelanggaran migrasi serta meningkatkan rasa aman bagi warga negara di kawasan tersebut.
Dalam penutup, Direktur Jenderal Imigrasi RI menekankan bahwa keamanan kawasan merupakan prioritas bersama yang memerlukan sinergi lintas sektoral, sementara perwakilan Imigrasi Australia menambahkan bahwa kolaborasi ini akan menjadi contoh bagi negara‑negara lain di kawasan untuk memperkuat keamanan maritim dan perbatasan.