Setapak Langkah – 25 Juni 2026 | Gubernur Banten, Andra Soni, memimpin inspeksi proyek pengendalian banjir sekaligus normalisasi Sungai Cibanten yang meliputi pengurukan sedimen dan pengangkatan sekitar 80 bangkai kapal yang menghambat aliran air. Kunjungan ini menandai tahap akhir pelaksanaan proyek yang dibiayai oleh pemerintah provinsi dan didukung oleh sejumlah lembaga teknis.
Proyek ini bertujuan utama untuk menurunkan tingkat risiko banjir di wilayah pesisir Banten, khususnya kawasan padat penduduk di sekitar Cibanten. Sedimen yang menumpuk selama bertahun‑tahun menyebabkan kedalaman sungai berkurang drastis, sementara bangkai kapal lama memperparah penyumbatan aliran air saat curah hujan tinggi.
Berikut rangkaian kegiatan utama yang telah dilaksanakan:
- Pengurukan sedimen sebanyak lebih dari 500.000 meter kubik menggunakan alat berat modern.
- Pengangkatan 80 bangkai kapal, sebagian besar berusia puluhan tahun, dengan bantuan crane laut dan kapal angkat khusus.
- Pembongkaran struktur‑struktur rusak di tepi sungai dan pembangunan tanggul penahan air sementara.
- Pengecekan dan perbaikan sistem drainase di daerah sekitarnya.
Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 250 miliar, dengan sebagian dana berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan kontribusi pemerintah daerah. Pelaksanaan diharapkan selesai pada kuartal ketiga 2026, meskipun beberapa tantangan teknis, seperti kondisi tanah lunak dan cuaca ekstrem, sempat menunda jadwal.
Gubernur Andra Soni menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk menjaga keberlanjutan hasil proyek. Ia mengajak warga setempat untuk berpartisipasi dalam program pemeliharaan rutin serta melaporkan potensi penyumbatan baru.