Setapak Langkah – 24 Juni 2026 | Pegadaian pada Rabu, 24 Juni 2026, melaporkan perubahan harga emas yang menjadi acuan bagi para investor dan konsumen. Harga emas Antam tercatat naik menjadi Rp 2.780.000 per gram, menambah Rp 5.000 dibandingkan harga hari Selasa, 23 Juni 2026. Lonjakan ini mencerminkan dinamika pasar global serta permintaan domestik yang terus meningkat.
Sementara itu, harga emas yang diperdagangkan melalui Galeri24 dan UBS juga mengikuti tren kenaikan, walaupun nilai pastinya belum dipublikasikan secara rinci oleh Pegadaian pada hari tersebut. Kedua institusi tersebut biasanya menyesuaikan harga mereka berdasarkan indeks Antam sebagai referensi utama.
| Jenis Emas | Harga per gram (Rp) | Kenaikan dibandingkan hari sebelumnya (Rp) |
|---|---|---|
| Antam | 2.780.000 | +5.000 |
| Galeri24 | Data tidak tersedia | – |
| UBS | Data tidak tersedia | – |
Kenaikan harga Antam sebesar 0,18% ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS, serta kebijakan moneter di Amerika Serikat yang masih mendukung aliran modal ke aset safe‑haven seperti emas. Di sisi domestik, permintaan emas fisik untuk perhiasan dan investasi tetap kuat, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan perayaan nasional.
Bagi pelaku pasar, pergerakan harga ini menjadi sinyal untuk meninjau kembali strategi investasi. Investor yang mengincar perlindungan nilai dapat mempertimbangkan penambahan emas fisik atau produk derivatif berbasis emas. Sementara konsumen yang ingin membeli perhiasan atau menyimpan emas sebagai tabungan jangka panjang perlu memperhitungkan biaya tambahan yang timbul akibat kenaikan harga tersebut.
Pengamatan lebih lanjut terhadap data harga emas pada hari-hari berikutnya akan memberikan gambaran yang lebih jelas apakah tren kenaikan ini berkelanjutan atau akan mengalami koreksi. Pegadaian dan lembaga keuangan lainnya diharapkan terus memperbaharui informasi harga secara real‑time untuk memastikan transparansi pasar.