Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Dalam sebuah wawancara terbaru, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya peran sumber daya manusia yang cerdas dan berintegritas dalam memanfaatkan potensi bonus demografi Indonesia.
Bonus demografi, yaitu periode di mana proporsi penduduk usia produktif lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif, diproyeksikan dapat menjadi dorongan pertumbuhan ekonomi bila diiringi dengan kompetensi, karakter, dan integritas yang kuat.
- Kompetensi: Keterampilan dan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja modern.
- Karakter: Sikap kerja keras, disiplin, dan rasa tanggung jawab sosial.
- Integritas: Kejujuran dan etika dalam menjalankan tugas publik maupun swasta.
AHY menegaskan, tanpa ketiga unsur tersebut, bonus demografi hanya akan menjadi “bumerang” yang menambah beban pengangguran dan kemiskinan.
Ia mengajak pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk berkolaborasi menciptakan ekosistem yang menumbuhkan talenta berbudi pekerti. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Reformasi kurikulum pendidikan agar lebih menekankan pada pengembangan soft skill dan etika kerja.
- Peningkatan program magang dan pelatihan kerja yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.
- Penerapan mekanisme seleksi berbasis meritokrasi dalam perekrutan aparatur negara.
- Penguatan regulasi anti‑korupsi dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya publik.
Dengan menyiapkan generasi yang tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga jujur dalam tindakan, Indonesia diharapkan dapat mengubah bonus demografi menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan.