Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Timnas Amerika Serikat (USMNT) akan menjajal Timnas Australia (Socceroos) dalam laga lanjutan Grup D Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan bertanding di Lumen Field, Seattle pada tanggal … Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang bersaing memperebutkan tiga tiket otomatis ke fase gugur.
Pelatih Amerika Serikat, Gregg Berhalter, telah menyiapkan susunan pemain yang menekankan keseimbangan antara serangan cepat dan pertahanan solid. Di lini depan, Christian Pulisic kembali memegang peran utama sebagai kapten, dibantu oleh Josh Sargent dan Jordan Morris yang diharapkan memberikan variasi tempo serangan.
Di sisi lain, pelatih Australia, Graham Arnold, mengandalkan formasi yang fleksibel. Mathew Ryan dipertahankan sebagai kiper utama, sementara lini belakang didominasi oleh Milos Degenek, Harry Souttar, dan Trent Sainsbury. Di lini tengah, Aaron Mooy dan Jackson Irvine diharapkan mengontrol ritme permainan, sedangkan Jamie Maclaren memimpin serangan sebagai striker utama.
Berikut susunan pemain yang diumumkan menjelang laga:
- Amerika Serikat (4‑3‑3): GK Zack Steffen; DF Sergiño Dest, Walker Zimmerman, John Brooks, Antonee Robinson; MF Tyler Adams, Weston McKennie, Sebastian Lletget; FW Christian Pulisic (kapten), Josh Sargent, Jordan Morris.
- Australia (4‑2‑3‑1): GK Mathew Ryan; DF Milos Degenek, Harry Souttar, Trent Sainsbury, Aziz Behich; MF Aaron Mooy, Jackson Irvine; AMF Awer Mabil, Ajdin Hrustic, Mathew Leckie; FW Jamie Maclaren (kapten).
Kedua pelatih, Gregg Berhalter dan Graham Arnold, menegaskan bahwa kemenangan dalam pertandingan ini akan memberi momentum penting menjelang babak berikutnya. Berhalter menekankan pentingnya pressing tinggi dan transisi cepat, sementara Arnold mengandalkan penguasaan bola dan serangan balik yang terorganisir.
Jika Amerika Serikat berhasil mengamankan tiga poin, mereka akan berada di posisi terdepan grup dengan peluang besar melaju ke fase knockout. Sementara itu, Australia harus meraih setidaknya satu poin untuk tetap hidup dalam kompetisi.
Penggemar sepak bola di seluruh dunia menantikan duel taktik antara dua pelatih berpengalaman ini, dengan harapan aksi di lapangan akan menyajikan gol-gol spektakuler dan momen dramatis menjelang penutup Piala Dunia 2026.