Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Purnawirawan Achmad Sutjipto meninggal dunia pada Kamis, 18 Juni 2026, di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.
Selama lebih dari empat dekade mengabdi, Sutjipto dikenal sebagai perwira yang menekankan profesionalisme, integritas, dan semangat kebangsaan. Ia pernah menjabat sebagai:
- Kepala Staf Angkatan Laut (2018‑2022)
- Kepala Dinas Intelijen Angkatan Laut
- Duta Militer Indonesia untuk kerja sama pertahanan regional
Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan penilaian khusus terhadap kontribusi beliau. Dalam rapat khusus, Ketua Komisi I, Bapak Nama Ketua, menyatakan bahwa dedikasi Sutjipto dalam memperkuat kemampuan operasional TNI AL serta upayanya mempererat hubungan sipil‑militer layak dijadikan contoh bagi generasi penerus.
Komisi I menekankan beberapa poin utama:
- Komitmen tinggi terhadap nilai‑nilai kebangsaan.
- Kepemimpinan yang transparan dan akuntabel.
- Pengabdian tanpa pamrih kepada negara dan rakyat.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparat militer dan aparatur negara untuk meneladani semangat pengabdian tanpa batas yang telah ditunjukkan oleh Achmad Sutjipto.
Ribuan warga, mantan rekan sejawat, serta tokoh publik turut menyampaikan belasungkawa melalui media sosial dan pernyataan resmi, menyoroti betapa besar kehilangan sosok yang selama ini menjadi inspirasi moral dan profesional.
Upacara pemakaman akan dilaksanakan dengan protokol militer penuh, menandai akhir dari perjalanan hidup seorang pahlawan yang telah memberikan sumbangsih signifikan bagi pertahanan laut Indonesia.