Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan, pada Minggu, 31 Mei 2026. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui Kantor Presiden, Prabowo menekankan penghargaan tinggi atas pengabdian Ryamizard terhadap bangsa serta kontribusinya dalam memperkuat pertahanan negara.
Ryamizard Ryacudu, yang lahir pada 21 Juni 1950, menapaki karier militer yang cemerlang sebelum diangkat menjadi Menteri Pertahanan pada kabinet Presiden Joko Widodo (2019-2024). Selama masa jabatan, ia memimpin sejumlah program strategis, antara lain modernisasi alutsista, peningkatan kerjasama pertahanan regional, dan penataan kembali struktur TNI untuk menghadapi tantangan keamanan kontemporer.
- 1999-2001: Menjabat sebagai Komandan Paspampres.
- 2005-2008: Kepala Staf Operasi Angkatan Darat.
- 2010-2014: Panglima Komando Cadangan Strategis Nasional (Kostrad).
- 2019-2024: Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Di bawah kepemimpinannya, Kementerian Pertahanan meluncurkan program “Bersama Membela Kedaulatan” yang menekankan sinergi antara TNI, pemerintah, dan sektor swasta dalam pengembangan teknologi pertahanan. Program tersebut menghasilkan peningkatan signifikan dalam produksi domestik alutsista, termasuk pesawat latih dan kapal patroli pantai.
Prabowo menambahkan, “Kepergian Ryamizard menambah lubang yang dalam di hati keluarga, sahabat, dan seluruh elemen bangsa. Kami menghormati jasa-jasanya yang tak ternilai dalam menjaga kedaulatan NKRI. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.”
Berbagai tokoh politik, militer, dan organisasi kemasyarakatan juga turut menyampaikan penghormatan mereka. Mereka menyoroti integritas, dedikasi, serta kepemimpinan visioner Ryamizard yang selalu menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi.
Warisan Ryamizard Ryacudu akan tetap hidup melalui kebijakan-kebijakan pertahanan yang masih dijalankan serta generasi perwira muda yang terinspirasi oleh contoh kepemimpinan beliau. Seluruh bangsa Indonesia diharapkan dapat meneruskan semangat pengabdian dan cinta tanah air yang selama ini menjadi nilai utama dalam kehidupan Ryamizard.