Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Senat Filipina memutuskan memperpanjang batas waktu bagi Wakil Presiden Sara Duterte untuk memberikan jawaban resmi terkait pasal pemakzulan yang diajukan oleh sejumlah anggota DPR Filipina. Keputusan ini diumumkan pada hari Jumat, 31 Mei 2024, dan menetapkan tenggat akhir pada Senin, 1 Juni 2024.
Pasal pemakzulan tersebut mencuat setelah tuduhan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran etika publik oleh Sara Duterte, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden sekaligus Menteri Pendidikan. Beberapa legislator menilai bahwa tindakan yang dituduhkan cukup serius untuk dipertimbangkan dalam proses pemakzulan.
Berikut rangkaian langkah yang akan diikuti oleh Senat:
- Senin, 1 Juni 2024: Batas akhir pengajuan jawaban tertulis oleh Sara Duterte.
- Selasa, 2 Juni 2024: Pemeriksaan dokumen dan bukti oleh komite khusus.
- Kamis, 4 Juni 2024: Sidang pleno Senat untuk mendengarkan pendapat kedua belah pihak.
- Jumat, 5 Juni 2024: Pemungutan suara akhir mengenai kelanjutan proses pemakzulan.
Jika Senat memutuskan untuk melanjutkan proses, kasus ini akan masuk ke tahap persidangan di Mahkamah Agung Filipina, yang akan menilai konstitusionalitas dan kelayakan pemakzulan tersebut. Sebaliknya, jika Senat menolak kelanjutan, pasal tersebut akan dianggap gugur dan tidak akan memengaruhi jabatan Sara Duterte.
Pengambilan keputusan ini dipandang penting karena dapat memengaruhi stabilitas politik di Filipina menjelang pemilihan umum mendatang. Para pengamat politik menekankan bahwa proses yang transparan dan berbasis bukti akan menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.