Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD), salah satu pengembang perumahan terkemuka di Kota Makassar, pada hari Selasa, 21 Mei 2026 resmi menyerahkan serangkaian unit Perumahan Sehat Utama (PSU) klaster 7 kepada Pemerintah Kota Makassar. Penyerahan ini menandai selesainya tahap pembangunan yang telah direncanakan sejak awal 2023, dengan total 1.200 unit rumah yang tersebar dalam enam blok.
Acara serah terima dilaksanakan di kantor GMTD, Makassar, dan dihadiri oleh Walikota Makassar, Bupati Gowa, serta perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Dalam sambutannya, Walikota menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak, terutama bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah.
Berikut adalah rincian utama PSU klaster 7 yang diserahkan:
- Jumlah total unit: 1.200 rumah tipe 30/60, 36/72, dan 42/84.
- Luas lahan: 18 hektar dengan fasilitas umum meliputi taman bermain, lapangan olahraga, dan ruang terbuka hijau.
- Fasilitas pendukung: jaringan air bersih, listrik 220 V, dan sistem pembuangan limbah terintegrasi.
- Skema pembiayaan: subsidi DP 10 % bagi keluarga berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan.
Selain itu, GMTD juga menyerahkan dokumen perizinan lengkap, termasuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), yang akan menjadi dasar legalitas bagi calon pembeli.
Berikut adalah jadwal alokasi rumah bagi calon pembeli yang telah terdaftar:
| Kelompok | Jumlah Unit | Tanggal Penyerahan Kunci |
|---|---|---|
| Keluarga berpenghasilan rendah | 400 | 1 Juni 2026 |
| Keluarga menengah | 600 | 15 Juni 2026 |
| Investor lokal | 200 | 30 Juni 2026 |
Direktur Utama GMTD, Budi Hartono, menyatakan bahwa penyerahan klaster 7 merupakan bagian dari program jangka panjang perusahaan untuk menyediakan 10.000 unit rumah layak di wilayah Sulawesi Selatan pada tahun 2030. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hunian dengan mengedepankan konsep ramah lingkungan dan infrastruktur berkelanjutan.”
Pemerintah Kota Makassar mengharapkan proyek ini dapat merangsang pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta menurunkan tingkat kekurangan rumah di kota. Dengan adanya PSU klaster 7, diproyeksikan akan tercipta sekitar 3.500 pekerjaan selama fase akhir pembangunan dan operasional fasilitas umum.
Serah terima ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara sektor publik dan swasta dalam upaya memenuhi kebutuhan perumahan yang layak, sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan Kota Makassar.