Setapak Langkah – 23 April 2026 | Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai bahwa indikator pembangunan di Sumatera Utara selama beberapa bulan terakhir menunjukkan pola pertumbuhan yang konsisten dan positif. Penilaian tersebut didasarkan pada rangkaian data yang mencakup sektor ekonomi, infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
Berikut adalah rangkuman beberapa indikator kunci yang mencatat peningkatan:
- Pertumbuhan Produk Regional Bruto (PRB) mencapai 5,3% pada kuartal terakhir.
- Angka partisipasi sekolah naik menjadi 94,2%, menandakan peningkatan akses pendidikan.
- Indeks kemiskinan menurun dari 11,5% menjadi 9,8%.
- Pembangunan infrastruktur jalan mengalami kenaikan 12,7% dalam panjang jaringan yang selesai dibangun.
- Angka harapan hidup meningkat menjadi 73,4 tahun.
Data tersebut dirangkum dalam tabel berikut:
| Indikator | Nilai Sebelumnya | Nilai Terkini | Perubahan |
|---|---|---|---|
| PRB | 5,0% | 5,3% | +0,3 poin |
| Partisipasi Sekolah | 92,8% | 94,2% | +1,4 poin |
| Indeks Kemiskinan | 11,5% | 9,8% | -1,7 poin |
| Jalan Baru (km) | 1.200 | 1.350 | +150 km |
| Harapan Hidup | 72,9 tahun | 73,4 tahun | +0,5 tahun |
Menteri menekankan bahwa tren positif ini merupakan hasil sinergi antara kebijakan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta partisipasi aktif masyarakat dan sektor swasta. Ia juga menambahkan bahwa program prioritas seperti “Sumut 2025” dan alokasi anggaran khusus untuk pembangunan infrastruktur akan terus dipantau untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan.
Ke depan, fokus akan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan kesehatan, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan jaringan transportasi yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil. Dengan upaya terkoordinasi, diharapkan Sumatera Utara dapat melampaui target pembangunan nasional dan menjadi contoh bagi provinsi lain.