Setapak Langkah – 23 April 2026 | Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili menyelenggarakan program intensif pelatihan bahasa Indonesia yang diikuti oleh 1.500 warga Timor Leste. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang budaya, pendidikan, dan ekonomi antara kedua negara.
Program pelatihan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada 10 April 2024 di Balai Pertemuan KBRI Dili. Materi yang disampaikan mencakup tata bahasa dasar, kosakata sehari-hari, serta praktik percakapan yang difokuskan pada situasi umum seperti perdagangan, pariwisata, dan layanan publik. Instruktur terdiri dari dosen bahasa Indonesia serta tenaga pengajar profesional yang berpengalaman dalam mengajar penutur bahasa asing.
- Durasi: 3 hari (10–12 April 2024)
- Lokasi: Balai Pertemuan KBRI Dili
- Jumlah peserta: 1.500 warga Timor Leste
- Materi utama: Tata bahasa, kosakata, percakapan praktis, budaya Indonesia
- Instruktur: Dosen bahasa Indonesia dan pengajar profesional
Pejabat KBRI, Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste, menilai keberhasilan program ini sebagai bukti kuatnya minat masyarakat Timor Leste untuk belajar bahasa Indonesia. Ia menyatakan, “Penguasaan bahasa Indonesia akan membuka peluang kerja, pendidikan, serta memperluas jaringan perdagangan bagi warga Timor Leste.”
Para peserta juga menyampaikan antusiasme mereka. Salah satu peserta, Maria da Silva, mengaku, “Saya berharap dapat menggunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan bisnis keluarga saya dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan rekan Indonesia.”
Dengan lebih dari seribu lima ratus warga yang berhasil menyelesaikan pelatihan, diharapkan akan tercipta komunitas bilingual yang dapat memperlancar komunikasi lintas negara. Dampak jangka panjang meliputi peningkatan perdagangan bilateral, pertukaran pelajar, serta kolaborasi budaya yang lebih intensif.