Setapak Langkah – 21 April 2026 | Jumat, 21 April 2026, Indonesia memperingati Hari Kartini, hari bersejarah yang memperjuangkan hak-hak perempuan sejak era kolonial. Pada kesempatan ini, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pidato yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam memajukan peradaban bangsa.
Megawati menegaskan bahwa perempuan tidak hanya menjadi penerus nilai budaya, melainkan juga agen perubahan yang dapat menerangi kemajuan sosial, ekonomi, dan politik. Ia mengingatkan bahwa semangat Kartini—yang berani menuntut pendidikan dan kebebasan—masih relevan untuk generasi kini.
- Perempuan harus meningkatkan partisipasi di sektor publik dan swasta, termasuk kepemimpinan di parlemen, birokrasi, dan dunia usaha.
- Investasi pada pendidikan dan kesehatan perempuan menjadi prioritas untuk mengurangi kesenjangan gender.
- Kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja‑keluarga, seperti cuti melahirkan yang layak dan fasilitas penitipan anak, harus diimplementasikan secara luas.
- Pembinaan karakter melalui nilai‑nilai kebangsaan dan kepedulian sosial dapat menjadikan perempuan “cahaya peradaban” bagi bangsa.
| Tahun | Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan (%) |
|---|---|
| 2023 | 51,1 |
| 2024 | 52,3 |
| 2025 | 53,2 |
Megawati menutup pidatonya dengan ajakan: “Jadilah cahaya peradaban bangsa, tunjukkan keberanian, kreativitas, dan integritas dalam setiap langkah. Bersama, kita wujudkan Indonesia yang lebih adil, makmur, dan berdaya saing.”
Seruan ini diharapkan dapat memotivasi perempuan dari berbagai lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional, sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menekankan inklusivitas dan kesetaraan gender.