Setapak Langkah – 20 April 2026 | Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, menyatakan bahwa Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chengdu akan memusatkan upaya untuk memperdalam kerja sama bilateral dengan provinsi-provinsi barat daya China, termasuk Sichuan, Yunnan, Guizhou, dan Guangxi.
- Pertanian dan pangan: Memperkuat jaringan pemasaran produk agrikultur Indonesia, seperti beras, kopi, dan rempah, ke pasar konsumen barat daya China.
- Energi terbarukan: Menggali kolaborasi dalam proyek tenaga surya dan hidroelektrik, sejalan dengan komitmen kedua negara pada transisi energi bersih.
- Pariwisata budaya: Mempromosikan destinasi wisata Indonesia kepada wisatawan China melalui pameran budaya dan program tur khusus.
- Teknologi informasi: Memfasilitasi pertukaran startup dan program inkubator antara Bandung, Surabaya, dan pusat teknologi Chengdu.
Selain sektor ekonomi, KJRI Chengdu juga menekankan pentingnya kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan. Program beasiswa, pertukaran mahasiswa, serta pelatihan bahasa Mandarin bagi tenaga kerja Indonesia menjadi agenda prioritas.
Oratmangun menambahkan bahwa peningkatan kerja sama ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan volume perdagangan bilateral, serta mempererat hubungan persahabatan antarbangsa. Ia mengajak pelaku usaha, akademisi, dan lembaga pemerintah kedua negara untuk berpartisipasi aktif dalam inisiatif yang akan diluncurkan pada kuartal mendatang.