Setapak Langkah – 15 April 2026 | Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menegaskan bahwa Program Magang Nasional (PMN) telah mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan dunia usaha. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang menyoroti pencapaian program sejak peluncurannya.
Berikut beberapa faktor yang dianggap menjadi pendorong utama keberhasilan program:
- Kesempatan kerja praktis: Program menyediakan pengalaman kerja nyata di sektor industri, manufaktur, dan layanan publik.
- Insentif bagi perusahaan: Pemerintah memberikan insentif fiskal dan kemudahan prosedur bagi perusahaan yang menampung peserta magang.
- Pengembangan kompetensi: Peserta magang mendapatkan pelatihan teknis dan soft skill yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.
Afriansyah menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperluas jaringan mitra, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), agar peluang magang dapat merata di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, institusi pendidikan, dan dunia usaha untuk menjamin kualitas pengalaman magang.
Beberapa pihak menanggapi pernyataan tersebut dengan optimisme. Lembaga pendidikan tinggi melaporkan peningkatan minat mahasiswa untuk mengikuti PMN, sementara asosiasi pengusaha mengapresiasi adanya tenaga kerja terlatih yang siap pakai.
Ke depannya, Kementerian Ketenagakerjaan berencana menambah jumlah kuota magang hingga mencapai satu juta peserta dalam dua tahun ke depan, sekaligus meningkatkan kualitas penilaian dan sertifikasi bagi peserta yang berhasil menyelesaikan program.