Setapak Langkah – 16 April 2026 | Perusahaan XCF Global Inc. (NASDAQ: SAFX), Southern Energy Renewables, dan DevvStream resmi menandatangani perjanjian penggabungan usaha definitif pada minggu ini, melanjutkan usulan merger yang telah diumumkan sebelumnya. Kesepakatan ini mengatur tata cara integrasi tiga entitas dengan tujuan memperkuat posisi masing-masing dalam pasar dekarbonisasi industri dan energi terbarukan.
Latarlatar merger ini dimulai pada kuartal pertama tahun ini ketika ketiga perusahaan mengumumkan niat untuk bersinergi. XCF Global, yang dikenal sebagai penyedia solusi digital untuk reduksi emisi karbon, akan menyediakan platform teknologi yang dapat diintegrasikan ke dalam portofolio energi terbarukan Southern Energy Renewables. Sementara itu, DevvStream, yang mengkhususkan diri pada pengembangan infrastruktur energi bersih, akan menambah kapasitas produksi serta jaringan distribusi.
Berikut ini rangkuman poin-poin utama perjanjian:
- Struktur kepemilikan: Setelah penggabungan, XCF Global akan memegang 40% saham gabungan, Southern Energy Renewables 35%, dan DevvStream 25%.
- Ruang lingkup operasional: Penggabungan mencakup integrasi teknologi, pengelolaan aset energi terbarukan, serta layanan konsultasi dekarbonisasi bagi industri manufaktur.
- Target finansial: Proyeksi pendapatan gabungan diperkirakan mencapai USD 1,2 miliar dalam tiga tahun pertama, dengan pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 15%.
- Regulasi: Kesepakatan masih memerlukan persetujuan otoritas pasar modal dan regulator energi di beberapa negara.
Data kunci tentang masing-masing perusahaan dapat dilihat pada tabel berikut:
| Perusahaan | Bidang Usaha | Peran dalam Merger |
|---|---|---|
| XCF Global | Dekarbonisasi industri | Pengelola platform digital untuk solusi karbon |
| Southern Energy Renewables | Pengembangan energi terbarukan | Penyedia proyek tenaga surya dan angin |
| DevvStream | Infrastruktur energi bersih | Pengembang jaringan distribusi energi |
Para eksekutif menilai bahwa sinergi ini akan mempercepat transisi energi hijau di wilayah operasional mereka, terutama di Asia Tenggara dan Amerika Utara. Mereka juga menekankan komitmen untuk meningkatkan transparansi laporan emisi dan memperluas akses pendanaan hijau bagi klien korporat.
Langkah selanjutnya meliputi proses due diligence akhir, penyusunan dokumen regulasi, serta penyusunan rencana integrasi operasional yang dijadwalkan selesai pada kuartal keempat tahun ini.