Setapak Langkah – 11 Juli 2026 | PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menegaskan komitmennya dalam memperkuat jaringan infrastruktur maritim nasional dengan melanjutkan proyek revitalisasi Dermaga Gospier yang berlokasi di pesisir Jawa Timur. Proyek ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan-pelabuhan kelas menengah sekaligus mempercepat distribusi barang ke wilayah-wilayah interior.
Dermaga Gospier, yang sebelumnya berfungsi sebagai dermaga penumpang dan kargo terbatas, kini sedang diubah menjadi fasilitas logistik modern dengan daya tampung yang jauh lebih besar. Pekerjaan mencakup pembangunan kembali struktur dermaga, penambahan area penyimpanan kontainer, peningkatan fasilitas penanganan muatan, serta pemasangan sistem keamanan dan navigasi berbasis teknologi terkini.
Berikut poin-poin utama dari proyek revitalisasi ini:
- Anggaran: Diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp2,1 triliun, yang sebagian besar dibiayai oleh WIKA dengan dukungan pendanaan dari pemerintah daerah.
- Jadwal: Tahap persiapan dan perencanaan selesai pada kuartal pertama 2024, sementara konstruksi utama dijadwalkan berlangsung antara 2024 hingga akhir 2025.
- Pihak terkait: Kerjasama melibatkan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta perusahaan logistik swasta yang akan menjadi pengguna utama dermaga.
- Manfaat ekonomi: Diharapkan meningkatkan volume penanganan barang hingga 150% dibandingkan kapasitas sebelumnya, menciptakan lebih dari 500 lapangan kerja langsung, serta merangsang pertumbuhan sektor perdagangan dan industri di sekitarnya.
Revitalisasi Dermaga Gospier juga diharapkan dapat mengurangi beban pada pelabuhan-pelabuhan besar seperti Pelabuhan Tanjung Perak, sehingga distribusi barang menjadi lebih efisien dan biaya logistik dapat ditekan. Selain itu, peningkatan fasilitas dermaga mendukung program pemerintah dalam mengembangkan jalur distribusi multimoda yang mengintegrasikan transportasi laut, darat, dan kereta api.
WIKA menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan akan mengedepankan standar keselamatan kerja dan lingkungan. Penggunaan material ramah lingkungan serta sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi menjadi bagian penting dari kebijakan keberlanjutan perusahaan.
Dengan selesainya proyek ini, Dermaga Gospier diproyeksikan menjadi titik strategis bagi eksportir lokal, petani, dan produsen manufaktur di Jawa Timur, memperkuat posisi provinsi tersebut sebagai pusat logistik maritim di kawasan Indonesia timur.