Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | Warga Palestina di Yerusalem tengah melakukan persiapan menjelang perayaan Idul Adha 1447 H/2026 M. Meskipun situasi politik dan keamanan yang kompleks, semangat religius tetap menggelora di kalangan masyarakat Muslim setempat.
Berbagai kegiatan tradisional mulai terlihat, mulai dari penyembelihan hewan kurban di area yang ditunjuk oleh otoritas agama, hingga penyediaan hidangan khas seperti kebbeh, mansaf, dan nasi kebuli untuk berbuka puasa dan berbuka bersama keluarga.
Beberapa titik penting persiapan meliputi:
- Penetapan lokasi penyembelihan yang berada di luar zona permukiman untuk menghindari kerumunan berlebih.
- Distribusi domba dan kambing oleh lembaga amal lokal kepada keluarga kurang mampu.
- Penyuluhan kesehatan terkait kebersihan hewan dan prosedur pemotongan yang sesuai syariah.
- Penyusunan jadwal shalat Idul Adha di Masjid Al‑Aqsa serta masjid-masjid lain di sekitar Kota Tua.
Selain aspek keagamaan, perayaan ini juga menjadi momen penting bagi wisatawan religi yang ingin menyaksikan tradisi unik di Tanah Suci. Pemerintah setempat menyiapkan fasilitas transportasi tambahan, termasuk layanan bus khusus yang menghubungkan pelabuhan masuk dengan area Masjid Al‑Aqsa.
Namun, tantangan tetap ada. Pembatasan mobilitas dan pos pemeriksaan seringkali mempengaruhi kelancaran distribusi kurban. Masyarakat mengandalkan koordinasi antara lembaga keagamaan, LSM, dan otoritas keamanan untuk memastikan acara berlangsung aman dan tertib.
Secara keseluruhan, persiapan Idul Adha di Yerusalem mencerminkan perpaduan antara tradisi keagamaan yang kuat dan dinamika sosial‑politik yang terus berubah. Harapan warga adalah agar perayaan dapat dilaksanakan dengan damai, memberi kesempatan bagi seluruh umat untuk menunaikan ibadah dan memperkuat rasa kebersamaan.