Setapak Langkah – 27 April 2026 | Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengundang para kepala desa yang tergabung dalam Persatuan Kepala Desa Merah untuk bersama-sama memperkuat peran desa dalam rangka mendorong ekonomi inklusif. Pertemuan yang berlangsung pada hari Senin, 22 April 2024 di kantor Kementerian Pertanian ini menekankan pentingnya desa sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.
Beberapa langkah konkret yang disarankan antara lain:
- Meningkatkan kapasitas kepemimpinan desa melalui pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran produk pertanian.
- Fasilitasi akses pasar regional dan nasional dengan membentuk jaringan pemasaran bersama antar-desa.
- Mendorong kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keuangan mikro, dan perusahaan agribisnis untuk menyediakan kredit bersubsidi.
- Penggunaan teknologi digital seperti aplikasi pemantauan cuaca, platform e‑commerce, dan sistem manajemen rantai pasok.
- Pengembangan usaha berbasis nilai tambah, misalnya pengolahan hasil pertanian menjadi produk olahan siap jual.
Sudaryono menegaskan bahwa ekonomi inklusif tidak hanya menambah pendapatan, tetapi juga mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Dengan peran aktif kepala desa, diharapkan tercipta ekosistem yang mendukung inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyusun roadmap desa produktif yang akan dipresentasikan dalam forum nasional pada akhir tahun ini.