Setapak Langkah – 14 April 2026 | Union Berlin resmi mengumumkan bahwa Marie‑Louise Eta akan memimpin tim utama mereka sebagai pelatih kepala, menjadikannya wanita pertama yang memegang posisi tersebut dalam sejarah klub di kompetisi utama Jerman. Pengumuman ini disampaikan pada akhir pekan lalu melalui konferensi pers dan kanal resmi klub.
Penunjukan Eta memicu reaksi beragam di media sosial. Sebagian pengguna menyambut langkah progresif tersebut, sementara sejumlah komentar mengandung unsur seksisme, meragukan kemampuan wanita memimpin tim pria, serta mengeluarkan sindiran yang menyinggung gender.
Menanggapi hal itu, Union Berlin mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan penolakan tegas terhadap segala bentuk diskriminasi. Klub menekankan bahwa keputusan penunjukan pelatih didasarkan pada kompetensi profesional, pengalaman internasional, serta visi taktis Eta, bukan faktor gender.
Berikut beberapa poin penting dalam pernyataan klub:
- Komitmen penuh terhadap kesetaraan gender dalam semua level organisasi.
- Penegasan bahwa setiap bentuk komentar yang merendahkan atau menyinggung akan dipantau dan ditindaklanjuti.
- Penyebutan dukungan penuh kepada Marie‑Louise Eta dan staf pelatih dalam menjalankan tugas mereka.
Marie‑Louise Eta, yang sebelumnya melatih tim wanita Union Berlin selama tiga musim, berhasil membawa tim tersebut meraih posisi papan atas Bundesliga Wanita dan menampilkan permainan ofensif yang konsisten. Pengalaman tersebut menjadi dasar utama keputusan klub.
Pengamat sepak bola menilai penunjukan ini sebagai langkah penting bagi perkembangan sepak bola Jerman, khususnya dalam membuka peluang bagi pelatih wanita di level tertinggi. Mereka menambahkan bahwa keberhasilan Eta dapat menjadi contoh bagi klub lain untuk lebih terbuka terhadap keragaman dalam kepemimpinan.
Union Berlin juga mengajak para pendukung untuk memberikan dukungan positif kepada tim, menekankan bahwa keberhasilan di lapangan akan menjadi bukti nyata kemampuan pelatih, terlepas dari gender.