Setapak Langkah – 29 Maret 2026 | Korps Lalu Lintas Polri memperkirakan bahwa pada malam Sabtu, 28 Maret 2026, sisa kendaraan yang belum kembali ke Jakarta hanya sekitar 15 persen dari total arus balik. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan pagi harinya.
Penurunan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain perbaikan jalan utama, peningkatan layanan transportasi publik, dan kampanye pengurangan penggunaan kendaraan pribadi selama jam sibuk.
Berikut ini rangkuman data perkiraan kendaraan yang belum kembali:
- Pagi (06.00-12.00): sekitar 40 persen belum kembali
- Siang (12.00-18.00): penurunan menjadi 25 persen
- Sore hingga malam (18.00-24.00): diproyeksikan turun menjadi 15 persen
Polri menekankan bahwa penurunan ini dapat membantu mengurangi kemacetan di beberapa titik kritis, seperti Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, dan Jalan Tol Dalam Kota. Dampak positifnya antara lain penurunan waktu tempuh rata-rata sebesar 20 menit dan penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 12 persen.
Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pengelola jalan tol untuk memastikan kelancaran arus kendaraan. Beberapa langkah yang diambil meliputi:
- Pemasangan rambu digital yang menampilkan kondisi lalu lintas real‑time
- Peningkatan jumlah petugas lalu lintas pada persimpangan utama
- Penegakan aturan batas kecepatan secara lebih ketat
Para pengendara diharapkan tetap mematuhi aturan, menggunakan rute alternatif bila diperlukan, dan memanfaatkan transportasi umum bila memungkinkan. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan persentase kendaraan yang belum kembali dapat terus menurun hingga mendekati nol pada pekan berikutnya.