Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Danang Wicaksana, menuntut agar kualitas layanan bagi jamaah haji tetap terjaga mulai dari keberangkatan hingga proses pemulangan kembali ke Tanah Air. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan ibadah, termasuk akomodasi, transportasi, kesehatan, dan keamanan, harus berada pada standar tertinggi.
Dalam pernyataannya, Danang menyoroti beberapa masalah yang pernah terjadi pada gelombang haji sebelumnya, seperti keterlambatan jadwal, fasilitas yang kurang memadai, serta kendala medis yang belum ditangani secara optimal. Oleh karena itu, Timwas DPR menuntut adanya peningkatan koordinasi antara Kementerian Agama, Lembaga Penyelenggara Haji (LPH), serta mitra operasional di Arab Saudi.
- Penjaminan standar akomodasi dan transportasi yang layak selama seluruh perjalanan.
- Pengawasan ketat terhadap layanan medis dan asuransi bagi jamaah.
- Penguatan sistem pelaporan dan evaluasi real‑time selama pelaksanaan ibadah.
- Pengadaan mekanisme pemulangan yang cepat, aman, dan terorganisir.
Timwas juga meminta agar pemerintah menyiapkan protokol khusus untuk mengatasi situasi darurat, termasuk bencana alam atau gangguan keamanan, sehingga jamaah tidak terpapar risiko yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah. Ia menambahkan bahwa keberhasilan layanan haji bukan hanya mencerminkan kepedulian negara terhadap warganya, melainkan juga menambah citra positif Indonesia di mata komunitas Muslim global.
Selanjutnya, DPR berencana mengajukan rekomendasi resmi kepada Kementerian Agama untuk memperkuat regulasi, menambah anggaran pengawasan, serta melibatkan lembaga independen dalam audit kualitas layanan haji. Diharapkan, dengan langkah-langkah tersebut, kepuasan dan keselamatan jamaah haji Indonesia dapat terjamin hingga mereka kembali ke tanah air dengan selamat.