Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satya Hangga Yudha Widya Putra, menekankan bahwa percepatan transisi energi hijau menjadi prioritas utama pemerintah untuk mencapai target energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025.
Beberapa langkah strategis yang diusulkan meliputi:
- Pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dan angin secara masif.
- Peningkatan efisiensi jaringan listrik melalui smart grid.
- Dukungan finansial bagi perusahaan dan konsumen yang beralih ke energi terbarukan.
- Peningkatan riset dan pengembangan teknologi penyimpanan energi.
Satya Hangga juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan regulasi, infrastruktur, dan biaya investasi. Ia menilai bahwa sinergi ini akan mempercepat pencapaian target energi bersih sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dengan komitmen kuat dari Kementerian ESDM, diharapkan Indonesia dapat menempatkan diri sebagai pemimpin regional dalam penggunaan energi bersih serta memenuhi agenda perubahan iklim yang disepakati dalam Paris Agreement.