Setapak Langkah – 14 Juni 2026 | Strava, aplikasi kebugaran populer, meluncurkan serangkaian pembaruan khusus untuk para pendaki gunung. Pembaruan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman navigasi, keamanan, dan pencatatan performa selama aktivitas hiking.
Fitur utama yang diperkenalkan antara lain:
- Peta topografi offline yang dapat diunduh sebelumnya, memungkinkan pendaki melihat kontur dan elevasi tanpa koneksi internet.
- Pembuatan rute khusus dengan rekomendasi jalur berdasarkan data komunitas, lengkap dengan perkiraan waktu tempuh dan tingkat kesulitan.
- Notifikasi keamanan seperti peringatan cuaca buruk atau sinyal GPS lemah yang dikirimkan secara real‑time.
- Rekaman segment khusus hiking yang menampilkan statistik ketinggian, kecepatan, dan jarak tempuh per bagian jalur.
- Tantangan komunitas yang fokus pada pendakian, misalnya “1000 meter elevasi dalam seminggu” untuk memotivasi pengguna.
- Integrasi dengan perangkat GPS eksternal dan smartwatch, sehingga data dapat disinkronkan secara otomatis.
Pembaruan ini membantu pendaki merencanakan perjalanan lebih matang, mengurangi risiko, serta memberi motivasi melalui elemen gamifikasi. Strava juga menambahkan opsi berbagi hasil hiking secara privat, memungkinkan pengguna mengatur siapa yang dapat melihat detail rute dan statistik.
Dengan rangkaian fitur baru tersebut, Strava berharap dapat memperluas pangsa pasar di kalangan pecinta alam serta memperkuat posisinya sebagai platform kebugaran yang tidak hanya terbatas pada bersepeda atau lari.