Setapak Langkah – 23 Juni 2026 | Ahmed Wishah adalah koresponden Al Jazeera yang selama bertahun‑tahun meliput konflik Israel‑Palestina, khususnya di Jalur Gaza. Ia dikenal karena pendekatan humanisnya, menyoroti penderitaan warga sipil sekaligus menelusuri dinamika politik di wilayah tersebut.
Pada 9 Oktober 2023, Wishah tewas akibat serangan udara Israel yang menimpa kamp pengungsi Bureij di tengah Gaza. Menurut saksi mata, serangan tersebut menghancurkan bangunan tempat ia berada, menewaskan sekaligus melukai beberapa jurnalis lain.
Kepergian Wishah menandai korban ke‑12 dari jaringan Al Jazeera yang terbunuh oleh militer Israel sejak dimulainya konflik pada 2023, menjadikan Gaza zona paling mematikan bagi wartawan di dunia.
- Nama: Ahmed Wishah
- Organisasi: Al Jazeera
- Tempat tewas: Kamp pengungsi Bureij, Gaza
- Tanggal kematian: 9 Oktober 2023
- Korban jurnalis Al Jazeera: 12 orang
Reaksi dari komunitas jurnalistik internasional sangat keras. Perserikatan Bangsa‑Bangsa, UNESCO, serta Asosiasi Jurnalis Palestina menuntut investigasi independen dan penegakan hukum terhadap pelanggaran terhadap kebebasan pers.
Kasus ini menambah tekanan pada Israel yang sudah lama dikritik karena tindakan militer yang dianggap melanggar hukum humaniter. Di sisi lain, pemerintah Palestina menegaskan bahwa setiap serangan yang menargetkan media adalah serangan terhadap hak rakyat untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Hingga kini, keluarga Wishah masih menunggu kejelasan mengenai proses identifikasi jenazah serta pemulangan jenazahnya ke tanah air. Sementara itu, para rekan sejawat terus memperjuangkan kebebasan pers dan menuntut perlindungan yang lebih kuat bagi wartawan yang bekerja di zona konflik.