Setapak Langkah – 19 Juli 2026 | Seribu-an warga Palembang menghiasi Jembatan Ampera dengan busana kebaya berwarna-warni pada Sabtu, 13 Juli 2024. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan budaya Jawa Selatan dan sebagai upaya meningkatkan citra wisata kota.
Ribuan peserta, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga, menampilkan ragam kebaya tradisional yang dipadukan dengan sentuhan modern. Setiap kebaya memperlihatkan motif batik khas Palembang, sulaman benang emas, serta aksesoris tradisional seperti selendang dan gelang kerang.
Parade kebaya tidak hanya menjadi pertunjukan visual, melainkan juga simbol kebanggaan budaya. Penyelenggara mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat identitas lokal sekaligus menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyaksikan keindahan kostum tradisional di latar belakang Jembatan Ampera yang ikonik.
Wali Kota Palembang, Hendri Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berpartisipasi. “Kebaya adalah lambang keanggunan perempuan Indonesia. Dengan menampilkan kebaya di jembatan bersejarah ini, kita menegaskan bahwa tradisi tetap relevan di era modern,” ujar Hendri dalam sambutan singkat sebelum parade dimulai.
Acara berakhir dengan penampilan musik tradisional dan tari daerah yang menambah semarak suasana. Penyelenggara menargetkan agar parade kebaya menjadi agenda tahunan yang semakin besar, dengan rencana menambah peserta dari kota-kota lain serta melibatkan desainer muda untuk mengembangkan kreasi kebaya masa depan.