Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, dijadwalkan akan mengadakan pertemuan dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam waktu dekat. Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas strategi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah rencana pemotongan anggaran.
Program MBG, yang diluncurkan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak di sekolah dasar, telah menjadi andalan kebijakan gizi nasional. Namun, tekanan fiskal dan prioritas anggaran lainnya memaksa pemerintah mempertimbangkan pengurangan dana untuk program tersebut.
Pertemuan antara Purbaya dan Kepala BGN diperkirakan akan mencakup beberapa poin penting:
- Evaluasi dampak pemotongan anggaran terhadap cakupan dan kualitas layanan MBG.
- Pencarian alternatif pendanaan, termasuk kerjasama dengan sektor swasta atau lembaga donor.
- Penyusunan prioritas pelaksanaan program di wilayah yang paling membutuhkan.
- Strategi komunikasi kepada publik untuk menjaga kepercayaan terhadap kebijakan gizi nasional.
Jika anggaran MBG memang dikurangi, pihak kementerian berjanji akan mengoptimalkan penggunaan dana yang tersisa agar tidak mengganggu target gizi anak sekolah. Selain itu, pihak BGN diharapkan dapat menyusun rekomendasi teknis yang realistis dan berbasis data lapangan.
Pertemuan ini juga menjadi indikator bagaimana pemerintah menyeimbangkan antara kebutuhan gizi masyarakat dengan keterbatasan fiskal. Keputusan yang diambil akan berdampak pada jutaan penerima manfaat MBG serta pada upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.