Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa ia tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) meskipun posisi tersebut saat ini kosong setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.
Dalam sebuah pernyataan resmi yang disampaikan pada konferensi pers hari ini, Purbaya menekankan rasa syukurnya atas kesempatan melayani di Kementerian Keuangan dan menyatakan bahwa fokus utamanya tetap pada agenda reformasi fiskal serta stabilitas ekonomi nasional.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi Gubernur BI akan dilakukan secara transparan dan melibatkan lembaga‑lembaga terkait, serta menegaskan pentingnya independensi bank sentral dalam menjalankan kebijakan moneter.
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan oleh Menteri Keuangan:
- Tidak ada rencana pribadi untuk mengisi posisi Gubernur BI.
- Komitmen penuh terhadap tugas di Kementerian Keuangan.
- Pentingnya proses seleksi yang bebas intervensi politik.
- Kebutuhan menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi.
Pengunduran diri Perry Warjiyo pada bulan lalu menimbulkan spekulasi luas mengenai calon penggantinya. Beberapa pengamat ekonomi mengemukakan bahwa kandidat potensial dapat berasal dari kalangan akademisi, praktisi perbankan, atau pejabat publik yang memiliki rekam jejak dalam kebijakan moneter.
Menteri Purbaya menutup pernyataannya dengan kalimat, “Saya di sini sudah syukur, dan akan terus bekerja keras demi kepentingan bangsa.”