Setapak Langkah – 21 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program subsidi energi, khususnya LPG 3 kilogram, telah berhasil menjangkau lebih dari enam puluh enam juta rumah tangga di seluruh Indonesia. Angka tersebut menandakan capaian terbesar dalam sejarah kebijakan energi nasional.
Prabowo menambahkan bahwa jumlah penerima subsidi LPG di Indonesia jauh melampaui total penduduk Singapura. Sebagai perbandingan, populasi Singapura berada di kisaran 5,7 juta jiwa, sementara seluruh penduduknya tidak memperoleh subsidi serupa karena kebijakan energi yang berbeda.
| Negara | Jumlah Penerima LPG Subsidi |
|---|---|
| Indonesia | 66,4 juta rumah tangga |
| Singapura | ≈5,7 juta penduduk (tanpa subsidi) |
Keberhasilan program ini, kata Prabowo, bukan hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan kemiskinan energi. Dengan harga LPG yang lebih terjangkau, rumah tangga dapat mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain seperti pendidikan dan kesehatan.
Namun, pemerintah juga mengakui tantangan yang masih harus dihadapi, termasuk memastikan distribusi yang adil, mengatasi kebocoran subsidi, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok. Kebijakan ini diperkirakan akan terus disempurnakan melalui pemanfaatan teknologi digital dan peningkatan transparansi.
Ke depan, pemerintah berencana memperluas cakupan subsidi ke sektor energi lainnya serta memperkuat program pelatihan bagi pelaku usaha kecil yang terlibat dalam distribusi LPG. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem energi yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.