Setapak Langkah – 17 April 2026 | Provinsi Henan, yang terletak di jantung wilayah tengah China, telah menorehkan pertumbuhan signifikan dalam sektor manufaktur selama beberapa tahun terakhir. Dengan posisi geografis yang strategis, wilayah ini menjadi simpul logistik utama, menghubungkan wilayah timur, barat, utara, dan selatan negara.
| Tahun | Nilai Output (USD Miliar) | Pertumbuhan YoY |
|---|---|---|
| 2021 | 580 | 5,8% |
| 2022 | 620 | 6,9% |
| 2023 | 650 | 7,2% |
Berbagai kebijakan pemerintah provinsi turut memperkuat ekosistem industri. Program “Made in Henan” menekankan inovasi teknologi, digitalisasi proses produksi, serta pengembangan rantai pasok yang berkelanjutan. Insentif fiskal, penyediaan lahan industri khusus, serta dukungan pembiayaan melalui bank regional telah menarik investasi asing langsung (FDI) sebesar USD 12 miliar dalam tiga tahun terakhir.
Di sektor otomotif, Henan menampung lebih dari 30 pabrik perakitan yang memproduksi kendaraan penumpang, kendaraan niaga, dan komponen listrik. Pabrikan lokal serta joint venture internasional berfokus pada pengembangan kendaraan listrik (EV), menjadikan provinsi ini salah satu basis produksi EV terpenting di luar wilayah pesisir.
Sementara itu, industri mesin berat dan peralatan pertanian memanfaatkan keunggulan rantai pasok bahan baku logam dari provinsi tetangga. Produk-produk seperti traktor, alat pemanen, serta mesin CNC menembus pasar domestik dan ekspor ke Asia Tenggara serta Afrika.
Namun, tantangan tetap ada. Kenaikan biaya energi, tekanan regulasi lingkungan, serta persaingan dari zona ekonomi khusus di wilayah pesisir menuntut Henan untuk terus meningkatkan efisiensi dan beralih ke energi terbarukan. Pemerintah setempat telah merencanakan pembangunan kawasan industri hijau seluas 5.000 hektar yang mengintegrasikan teknologi bersih dan jaringan energi pintar.
Ke depan, proyeksi pertumbuhan output manufaktur Henan diperkirakan akan tetap berada di kisaran 6‑8% per tahun hingga 2028, seiring dengan percepatan adopsi digitalisasi, pengembangan teknologi AI dalam produksi, serta peningkatan ekspor barang bernilai tinggi.