Setapak Langkah – 20 Juli 2026 | Kepolisian Resor (Polres) Cilegon mengambil langkah cepat dalam menghadapi krisis air yang melanda wilayah hukum Polsek Pulomerak. Pada masa kemarau panjang, banyak penduduk mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang layak.
Untuk meredakan kondisi tersebut, Polres Cilegon menyalurkan bantuan air bersih sebanyak puluhan ton. Pengiriman air dilakukan menggunakan truk tangki yang dilengkapi dengan pompa portable, sehingga dapat langsung mendistribusikan air ke titik-titik kritis seperti pos ronda, balai desa, dan tempat penampungan sementara.
Berikut rangkaian kegiatan yang dilaksanakan:
- Identifikasi wilayah paling terdampak berdasarkan laporan warga dan data banjir air tanah.
- Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cilegon serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menentukan lokasi penyaluran.
- Pengiriman truk tangki berkapasitas 10 ton masing-masing, dengan total sekitar 30 ton air bersih.
- Pembagian air secara adil kepada rumah tangga yang terdaftar dalam daftar prioritas.
- Pencatatan penerima bantuan untuk keperluan laporan dan evaluasi selanjutnya.
Petugas kepolisian juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan air serta cara penyimpanan yang aman agar tidak terkontaminasi. Upaya ini diharapkan dapat menurunkan risiko penyebaran penyakit yang sering muncul saat pasokan air tidak memadai.
Selain bantuan air, Polres Cilegon berjanji akan terus memantau situasi dan siap menyalurkan bantuan tambahan jika diperlukan, termasuk kerja sama dengan lembaga sosial dan organisasi kemanusiaan setempat.