Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengungkapkan rasa kecewa setelah timnya menjuarai Grup D kualifikasi Piala Dunia 2026 namun tidak menerima ucapan selamat dari media maupun sesama pelatih. Dalam konferensi pers yang diadakan sesaat setelah kemenangan 2-0 atas lawan grup, Pochettino menegaskan bahwa prestasi tersebut pantas mendapat apresiasi, terutama mengingat persaingan ketat di grup yang juga diisi oleh tim-tim kuat.
Ia menambahkan, “Kami sudah berjuang keras selama enam bulan terakhir, menatap target utama yaitu menjadi juara grup. Namun, seakan-akan pencapaian kami tidak dianggap penting oleh publik. Saya berharap ke depannya ada penghargaan yang lebih adil untuk semua tim yang berhasil menembus fase berikutnya.”
Reaksi penggemar dan pundit beragam. Sebagian mengkritik kurangnya perhatian media terhadap tim Amerika, sementara yang lain menilai fokus publik masih tertuju pada tim-tim tradisional yang lebih populer.
- Amerika Serikat menutup grup dengan 13 poin, unggul tiga poin dari tim terdekat.
- Kemenangan terakhir terjadi pada 15 Juni 2024 melawan tim X (contoh) dengan skor 2-0.
- Pochettino menilai taktik defensif yang diterapkan selama kualifikasi sebagai kunci utama keberhasilan.
Meski tanpa sorotan media, Pochettino menegaskan komitmen untuk meningkatkan performa tim menjelang putaran final Piala Dunia 2026. Ia berharap dukungan moral dari suporter dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.