Setapak Langkah – 02 Juni 2026 | Jakarta – Perusahaan Nasional Madani (PNM) melanjutkan program sosialnya dengan menyalurkan pakaian hasil daur ulang dari inisiatif RE3 For‑E kepada kelompok disabilitas dan lansia di beberapa wilayah Jakarta. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengurangi limbah tekstil, meningkatkan ekonomi sirkular, serta memberdayakan penerima manfaat.
Inisiatif RE3 For‑E (Reduce, Re‑love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment) berfokus pada tiga langkah utama:
- Reduce: Mengurangi volume sampah pakaian dengan mengumpulkan produk yang tidak terpakai.
- Re‑love: Menyortir dan memperbaiki pakaian yang masih layak pakai.
- Restyle: Mendesain ulang pakaian menjadi produk yang sesuai dengan kebutuhan khusus penerima.
Melalui proses tersebut, lebih dari 300 set pakaian berhasil diproduksi kembali dan didistribusikan kepada 150 orang penyandang disabilitas serta 200 lansia yang tinggal di panti sosial dan komunitas setempat. Pakaian yang disalurkan meliputi kaos, celana panjang, jaket, dan pakaian dalam yang telah disesuaikan dengan standar kenyamanan dan keamanan bagi penerima.
Direktur Program CSR PNM, Budi Santoso, menyatakan, “Program ini tidak hanya membantu mengurangi limbah tekstil, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi komunitas yang membutuhkan. Dengan memanfaatkan kembali pakaian, kami berharap dapat menciptakan model pemberdayaan yang dapat ditiru oleh perusahaan lain.”
Penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya pakaian yang layak pakai dan sesuai kebutuhan. Seorang warga lansia, Ibu Siti (78 tahun), mengungkapkan, “Saya sangat bersyukur mendapat pakaian baru yang nyaman. Ini membantu saya tetap hangat dan lebih percaya diri.” Begitu pula dengan Budi (32 tahun), penyandang disabilitas, yang menambahkan, “Pakaian ini dirancang khusus sehingga mudah dipakai dengan bantuan kursi roda. Saya merasa lebih mandiri.”
Selain manfaat sosial, program ini juga memberikan nilai ekonomi bagi pelaku usaha kecil yang terlibat dalam proses penyortiran, perbaikan, dan redesign pakaian. Diperkirakan lebih dari 20 UMKM lokal mendapatkan peluang kerja tambahan, meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.
PNM menargetkan untuk memperluas jangkauan program RE3 For‑E ke provinsi lain dalam dua tahun ke depan, dengan harapan dapat menyalurkan setidaknya 1.000 set pakaian kepada kelompok rentan di seluruh Indonesia.