Setapak Langkah – 20 April 2026 | PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) resmi memasuki fase eksekusi pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 di Provinsi Sumatera Selatan. Proyek ini direncanakan menghasilkan daya listrik sebesar 55 megawatt, menambah kapasitas energi terbarukan di wilayah tersebut.
Lokasi PLTP terletak di daerah Lumut Balai, sebuah wilayah yang diketahui memiliki potensi panas bumi tinggi. Unit 4 menjadi bagian dari rangkaian pengembangan yang mencakup beberapa unit sebelumnya, yang telah beroperasi dan memberikan kontribusi signifikan pada jaringan listrik nasional.
Berikut beberapa poin penting terkait eksekusi proyek:
- Kapabilitas: Daya terpasang 55 MW, cukup untuk melayani kebutuhan listrik sekitar 200.000 rumah tangga.
- Investasi: Total biaya pembangunan diperkirakan mencapai miliaran rupiah, dengan dukungan pendanaan dari pemerintah dan investor swasta.
- Jadwal: Pembangunan diproyeksikan selesai dalam tiga tahun ke depan, dengan target operasional pada akhir 2029.
- Manfaat Ekonomi: Diperkirakan menciptakan ribuan lapangan kerja langsung dan tidak langsung selama fase konstruksi, serta meningkatkan pendapatan daerah.
- Keberlanjutan: PLTP Lumut Balai mengandalkan sumber energi panas bumi yang ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil.
PGE menegaskan komitmen untuk mempercepat transisi energi Indonesia menuju sumber terbarukan, sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi energi terbarukan hingga 23 persen pada tahun 2025. Keberhasilan eksekusi Unit 4 diharapkan menjadi contoh bagi pengembangan proyek panas bumi serupa di seluruh negeri.