Setapak Langkah – 18 April 2026 | PT PGE (Perusahaan Gas Energi) menargetkan agar Unit 4 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai dapat beroperasi pada tahun 2032. Penambahan unit baru ini akan menambah kapasitas sebesar 55 megawatt (MW), sehingga total daya terpasang PLTP Lumut Balai meningkat menjadi 220 MW.
Sejak awal beroperasi, tiga unit pertama PLTP Lumut Balai telah menyumbang sekitar 165 MW listrik bersih. Dengan integrasi Unit 4, proyek ini diharapkan menjadi salah satu kontributor utama dalam agenda energi bersih nasional, selaras dengan target pemerintah untuk meningkatkan proporsi energi terbarukan.
Manfaat yang diantisipasi meliputi pengurangan emisi karbon, diversifikasi sumber energi, serta penciptaan lapangan kerja baik selama fase konstruksi maupun operasional. Selain itu, peningkatan kapasitas akan memperkuat stabilitas pasokan listrik di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.
Berikut rangkaian tahapan utama proyek hingga selesai:
| Tahun | Milestone |
|---|---|
| 2024 | Finalisasi desain teknis Unit 4 |
| 2025‑2027 | Pembangunan infrastruktur pendukung |
| 2028‑2030 | Pengeboran sumur dan instalasi peralatan |
| 2031 | Uji coba sistem dan sertifikasi |
| 2032 | Mulai operasional komersial |
Proyek ini tetap menghadapi tantangan, antara lain kebutuhan pendanaan yang signifikan, pengelolaan risiko geotermal, serta koordinasi dengan regulator dan pemangku kepentingan lokal. PGE menyatakan komitmen untuk mengatasi hambatan tersebut melalui kemitraan strategis dan inovasi teknologi.
Jika target tercapai tepat waktu, PLTP Lumut Balai Unit 4 akan menjadi bukti konkret upaya Indonesia dalam mengakselerasi transisi energi bersih, sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.