Setapak Langkah – 20 April 2026 | Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melaporkan bahwa kredit di seluruh Indonesia tumbuh sebesar 10,42 persen secara tahunan pada kuartal pertama tahun 2026. Angka ini menunjukkan percepatan pembiayaan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain kebijakan moneter yang mendukung, pemulihan sektor riil, serta permintaan kredit yang kuat dari usaha kecil menengah (UKM) dan industri manufaktur.
| Kuartal | Pertumbuhan Kredit Tahunan (%) |
|---|---|
| I 2026 | 10,42 |
Berikut beberapa penyebab utama pertumbuhan kredit tersebut:
- Kebijakan suku bunga yang relatif stabil, memudahkan akses pembiayaan.
- Program pemerintah yang menstimulasi investasi di sektor infrastruktur.
- Peningkatan kepercayaan konsumen dan pelaku usaha setelah penurunan pandemi.
- Penguatan permodalan bank melalui peningkatan rasio kecukupan modal.
Para analis memperkirakan bahwa laju pertumbuhan kredit dapat tetap berada di kisaran dua digit selama paruh pertama tahun 2026, asalkan kondisi ekonomi global tidak mengalami gangguan signifikan.