Setapak Langkah – 19 Juni 2026 | Polri melalui Bareskrim berhasil menangkap Fredy Pratama, seorang pengendali uang yang diduga menjadi otak di balik jaringan peredaran narkotika internasional. Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di Kuala Lumpur, Malaysia, pada akhir Juni 2022. Setelah proses penahanan, tim Bareskrim langsung mengawal Fredy Pratama kembali ke Indonesia dan menyerahkannya kepada Kejaksaan Negeri Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.
Operasi penangkapan ini merupakan hasil kerja sama intensif antara Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan aparat penegak hukum Malaysia. Penyidik mengidentifikasi Fredy Pratama melalui analisis alur keuangan yang mencurigakan, termasuk transfer dana melalui rekening virtual dan penggunaan mata uang kripto untuk menyamarkan sumber dana narkotika.
Berikut rangkaian langkah utama dalam operasi tersebut:
- Identifikasi pola transaksi mencurigakan melalui unit intelijen keuangan Bareskrim.
- Koordinasi dengan otoritas Malaysia untuk melakukan penyelidikan lintas batas.
- Penetapan lokasi penangkapan di Kuala Lumpur berdasarkan intelijen lapangan.
- Penahanan Fredy Pratama dan penyitaan dokumen serta perangkat elektronik.
- Pengawalan kembali ke Jakarta dan penyerahan kepada Kejaksaan Negeri.
Setelah penangkapan, penyelidikan lanjutan mengungkap jaringan luas yang melibatkan sejumlah pelaku di Indonesia, Malaysia, dan negara lain. Penyidik menemukan bukti kuat bahwa Fredy Pratama mengatur aliran dana hasil penjualan narkotika, sekaligus mencuci uang melalui bisnis legal dan platform digital.
Berikut kronologi singkat penangkapan:
| Tanggal | Kegiatan |
|---|---|
| 23 Juni 2022 | Pengamatan transaksi keuangan mencurigakan |
| 24 Juni 2022 | Koordinasi dengan pihak Malaysia |
| 25 Juni 2022 | Penetapan lokasi penangkapan |
| 26 Juni 2022 | Penangkapan Fredy Pratama di Kuala Lumpur |
| 27 Juni 2022 | Pengawalan ke Jakarta dan penyerahan kepada Kejaksaan |
Kasus ini menegaskan kembali pentingnya kerja sama internasional dalam memerangi jaringan narkotika yang semakin canggih. Bareskrim Polri menyatakan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan lembaga penegak hukum di luar negeri demi menumpas peredaran narkotika dan pencucian uang yang merusak ekonomi serta keamanan nasional.