Setapak Langkah – 18 Mei 2026 | Sejumlah asosiasi pengembang perumahan di Indonesia menyatakan dukungan mereka terhadap inisiatif pemerintah berupa program “satu rumah subsidi satu pohon” (PKP). Program ini menargetkan penyediaan rumah bersubsidi sekaligus menambah tutupan hutan dengan menanam satu pohon untuk setiap unit rumah yang dibangun.
Tujuan utama program adalah mengurangi jejak karbon sektor perumahan, meningkatkan kualitas udara, serta menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan menautkan pembangunan rumah dengan penanaman pohon, pemerintah berharap dapat menyeimbangkan kebutuhan tempat tinggal dengan konservasi lingkungan.
Berbagai pernyataan dari asosiasi pengembang menegaskan beberapa alasan dukungan mereka:
- Pengembang melihat peluang untuk memperkuat citra perusahaan sebagai pelaku pembangunan berkelanjutan.
- Peningkatan nilai jual properti yang dilengkapi dengan ruang hijau dapat menarik minat pembeli.
- Skema subsidi pemerintah diperkirakan akan mempercepat penyerahan rumah kepada keluarga miskin.
Selain manfaat ekonomi, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru di sektor kehutanan, seperti penanaman, pemeliharaan, dan pemantauan pohon. Pemerintah berencana menyediakan pedoman teknis, termasuk jenis pohon yang cocok untuk ditanam di sekitar kawasan permukiman dan standar perawatan selama lima tahun pertama.
Namun, beberapa tantangan masih perlu diatasi, antara lain:
- Ketersediaan lahan yang memadai untuk penanaman pohon di area padat penduduk.
- Pengawasan dan pemeliharaan pohon agar tidak mati setelah penanaman.
- Koordinasi antar lembaga pemerintah, pengembang, dan komunitas lokal.
Untuk menanggapi hal tersebut, asosiasi pengembang mengusulkan pembentukan forum koordinasi yang melibatkan Kementerian Perumahan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta organisasi non‑pemerintah yang bergerak di bidang penghijauan. Forum ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran data, pelatihan bagi tenaga kerja, serta penyusunan mekanisme insentif bagi pengembang yang berhasil memenuhi target penanaman pohon.
Jika program PKP berjalan efektif, diperkirakan dalam lima tahun ke depan Indonesia dapat menambah jutaan pohon sekaligus menyediakan ratusan ribu rumah subsidi, sekaligus mengurangi emisi karbon nasional secara signifikan.