Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Pemerintah Kota Ambon mengumumkan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan memperoleh data menyeluruh tentang kondisi ekonomi warga serta potensi sektor‑sektor unggulan, termasuk ekonomi digital. Sensus ini diharapkan menjadi dasar pembuatan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan oleh pihak Dinas Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Kota Ambon:
- Tujuan utama: Mengidentifikasi jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), profil tenaga kerja, serta tingkat adopsi teknologi digital di wilayah kota.
- Ruang lingkup: Meliputi sektor pertanian, perikanan, perdagangan, pariwisata, industri kreatif, serta layanan digital seperti e‑commerce dan fintech.
- Metodologi: Pengumpulan data melalui survei daring, wawancara tatap muka, dan integrasi data administratif dari instansi terkait.
- Jadwal pelaksanaan: Persiapan awal dimulai pada kuartal pertama 2025, dengan fase pengujian pada akhir 2025 dan pelaksanaan penuh pada pertengahan 2026.
Untuk memastikan akurasi data, Dinas akan bekerja sama dengan lembaga statistik provinsi, universitas, serta asosiasi bisnis lokal. Tim khusus juga dibentuk untuk mengolah dan menganalisis data menggunakan perangkat lunak statistik terkini.
Data yang terkumpul nantinya akan dipublikasikan secara terbuka dalam format terbuka (open data) sehingga dapat dimanfaatkan oleh akademisi, pelaku usaha, dan pembuat kebijakan. Pemerintah kota menargetkan bahwa hasil sensus akan:
- Meningkatkan efektivitas alokasi anggaran pembangunan.
- Mendorong program pendampingan bagi UMKM yang belum terdigitalisasi.
- Memfasilitasi investasi dengan menampilkan potensi sektor unggulan secara jelas.
Dengan langkah ini, Pemkot Ambon berharap dapat memperkuat basis data ekonomi, mempercepat transformasi digital, dan menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif di masa depan.