Setapak Langkah – 21 Mei 2026 | Dalam sebuah insiden yang menegangkan di wilayah udara internasional, sebuah jet tempur Rusia tipe Su-27 melakukan enam kali lintasan di depan hidung pesawat mata-mata Inggris tipe Rivet Joint, dengan jarak tipis hanya enam meter. Manuver tersebut terjadi pada tanggal 22 April 2024 di atas Laut Baltik, wilayah yang sering menjadi arena patroli militer kedua negara.
Berikut rangkaian peristiwa secara kronologis:
- Rivet Joint melintasi wilayah patroli dengan misi intelijen standar.
- Su-27 Rusia mendekati dari belakang dan menempati posisi tepat di depan pesawat Inggris.
- Manuver berulang dilakukan sebanyak enam kali dalam rentang waktu kurang dari tiga menit.
- Jarak terdekat tercatat hanya enam meter, menimbulkan potensi tabrakan yang tinggi.
- Pesawat Inggris akhirnya mengubah ketinggian dan arah untuk menghindari tabrakan.
Pernyataan resmi dari Kedutaan Besar Rusia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari latihan rutin dan tidak bermaksud mengancam keselamatan pesawat asing. Sebaliknya, pihak Inggris mengkritik manuver tersebut sebagai tindakan provokatif yang melanggar norma penerbangan internasional.
Insiden ini menambah ketegangan antara NATO dan Rusia, khususnya di kawasan Baltik yang telah menjadi titik fokus patroli militer selama beberapa tahun terakhir. Analis militer memperkirakan bahwa kejadian serupa dapat meningkatkan risiko konflik tak terduga jika tidak ada mekanisme komunikasi yang memadai antara kedua pihak.
Selanjutnya, otoritas penerbangan sipil internasional diharapkan melakukan investigasi untuk memastikan bahwa prosedur keselamatan udara dipatuhi dan menghindari potensi tragedi di masa mendatang.