Setapak Langkah – 11 Juli 2026 | Jombang menjadi saksi berlangsungnya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dipandang sebagai titik balik penting dalam dinamika organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Pertemuan ribuan delegasi ini tidak hanya menandai pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ajang penetapan visi baru yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara NU dan pemerintah.
Harapan Idrus Marham
Ketua Umum PPNU, Idrus Marham, menyatakan keyakinannya bahwa Muktamar ini akan melahirkan kepengurusan yang visioner. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan modernisasi, memperkuat peran sosial, serta menumbuhkan kolaborasi konstruktif dengan pemerintah dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan keamanan.
Poin-poin Strategis yang Disorot
- Pembentukan program pemberdayaan ekonomi umat berbasis teknologi digital.
- Peningkatan kualitas pendidikan pesantren melalui kerja sama dengan kementerian terkait.
- Penguatan peran NU dalam mediasi konflik sosial dan penegakan toleransi.
- Kolaborasi intensif dengan pemerintah pusat dan daerah dalam program kesehatan dan kesejahteraan.
Jadwal Implementasi Awal
| Tahapan | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pembentukan Tim Visioner | Juli 2026 | Tim lintas sektoral untuk menyusun kebijakan jangka panjang. |
| Peluncuran Program Ekonomi Digital | September 2026 | Kerjasama dengan startup dan lembaga keuangan. |
| Sinergi Pendidikan Pesantren | Desember 2026 | Integrasi kurikulum modern dan tradisional. |
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat, para peserta Muktamar menegaskan bahwa hasil musyawarah ini akan menjadi landasan bagi NU untuk berkontribusi lebih signifikan dalam pembangunan bangsa, sekaligus memperkuat posisi sebagai lembaga keagamaan yang progresif.